Cuilan puzzle
- secuil imajinasi kata (27)
- secuil cerita (21)
- secuil inspirasi (8)
- secuil kawan (7)
- secuil psycho (4)
bila ini bermakna,maka aku ikhlas dan bahagia
biarkan mengalir menuruti rintihan hati
bila memang kegagalan menjadi kesuksesan pada akhirnya
ingatkan aku tuk tetap tegar
bila memang kesedihan menjadi awal bahagiaku
ingatkan aku tuk tetap mensyukuri takdirMu
bila memang kecewa berakhir dg kepuasan
ikhlaskan hati dan biarkan maaf mengalir lancar
bila memang kerasnya batu sandungan akan melebur menjadi debu pada akhirnya
biarkan air ketabahanku menetes sdikit demi sedikit
dan bila kehidupan dunia hanya sebutir waktu dibanding kehidupan akhirat
ijinkan aku menjadi penghuni jannahMu
aku bukan dia...
aku adalah aku....
dia adalah dia....
biarkan saja dia di jalannyadan aku dijalanku
jangan disamakan! karena rintangan jalan kami memang beda
tolong pahami aku!
aku sedang berjuang bersama pelangi di jalanku ini
Cerita ga jelas...
beberapa hari yang lalu, aku merasa sangat ga jelas (geje abis). dari bangun tidur hingga tidur lagi, aku merasa sia-sia banget hidup di hari itu (weits...kufur nikmat nih. Ampun ya Alloh). udah aku niatin dari hari sebelumnya untuk melakukan sesuatu hal yang sangat telat aku lakukan. yaitu mengembalikan barang-barang yang aku pinjam minggu lalu. dari hari sebelumnya pun aku sudah mewanti-wanti adekku agar dia ga pake motorku ke sekolah. so, adek yang penurut itupun pake motor yang lain. (hahaha...kakak yang berkuasa!)
setelah update status n chattingan bentar, aku pun berangkat dengan pede menuju suatu tempat yang sebenarnya sedikit malas aku datangi. Sarang Trisulaku.(woww...jangan malas dund, emgnye ga mau lulus?). tanpa jaket, bensin cukup, jalan ga rame, aku ngebut pelan (ngebut mana ada yg pelan?...). sampailah dengan selamat. menyapa orang-orang hebat yang sederhana di halaman sarang (aku sayang mereka...).
memasuki sarang dengan cepat untuk segera mengembalikan salah satu barang yang ada di tasku. menyapa sebagian penghuni koridor. eits...ketemu juga dengan salah satu penghuni yang emmm yahhh cukup lama tak ku temui. biasa aja...
lanjut ke ruangan surga. kenapa akuu mnyebutnya begitu? karena disanalah mataku terbuka lebar menatap lembar2 dunia. menulis, memilih, menulis lagi, ngobrol, minta maaf, emmm..kalo ini cukup jelas. tapi perasaanku agak ga jelas (memang beberapa hari ini sering acakadut). sepertinya akan ada sesuatu. ahh...biarin aja.
eh ada sms, dari temen yang aku janjikan ketemu untuk balikin barangnya. ok, tunggu bentar. aku masih ada yang musti di'balikin' disini.
nah lo, keluar dari ruangan surga, aku bertemu dengan orang yg emm yahhh lama ga ketemu (pengen juga ketemu dia buat "balikin" sesuatu). ok, ngobrollah kita. agak lama, hingga satu tonjokan penuh langsung menusuk perasaan yang emang sejak tadi semruwet. OMG...ngapain sih dia ngomong gitu. dan bukan cuma satu orang.(kalo yang satunya emang aku dah ga minat ceritain karna terlalu merubah suasana).
satu hal yang aku sesalkan dari omongannya. bahwa aku sudah mengubur dalam2 cerita lalu yang sempat bikin aku putus asa, dan dia dengan santainya menonjok denngan kata-kata 'manis' tapi bergerigi. entah disengaja ato tidak, aku tak tau. yanng jelas, seakan perasaanku tak dihargai.
hal itu (sudah aku kubur sebagai pengalaman pahit), menurutku sudah selesai dan aku sudah "mengembalikan" seperti dulu(wlo agak berbeda). dan dia hanya tau sepihak, pantaskah untuk menyindir seperti itu? hufffttt...atmosfer yang benar2 berubah.benar sekali...global warming seakan telah berimbas pada aroma disini. mengubah aku dan manusia2 disini menjadi berbeda (eh..mungkin aku aja yang berbeda karena ga tau harus gimana kecuali diam dan menghirup aroma ini). aku sudah lelah menangis,aku butuh oksigen!!!
akhirnya kutinggalkan mereka. ngebut di tengah kota (hmmm...asyik jg), menuju temanku yang menunggu disana. sambil parkir motor, aku masih merasa janggal. aku memeriksa tasku. hmmm...pantes. barang yang akan kukembalikan ternyata di tas satunya! dan semakin menambah ketidakjelasanku. akupun meminta maaf padanya. dia cuma senyum. sory teman, aku yang pikun.
di tempat ini, biasanya aku nyaman. tapi kali ini tidak. mungkin karena 'ketidakjelasanku' ini. aku pamit pulang, setelah 15menit tanpa sedikitpun aku merasa nyaman (teruntuk adindaku, bukan salahmu atas ketidaknyamananku).
pulang? ah..malah semakin kepikiran mslh itu. ke kos teman? pasti dia tanya, knpa mukaku kruwel-kruwel gitu. ahh...menikmati kesendirian seperti dulu pas semester awal. jalan-jalan ga jelas. yupz...penghilang stress paling ampuh versi diah. keliling kota panas-panas (kebetulan lg dapet dispensasi dari Tuhan jadi ga perlu mampir2..hehe). masuk ke suatu tempat sejuk, cuci mata, cuci pikiran, cuci dompet pula, sendiri pula. ckckckck.. lanjut keliling lagi menyusuri jalan-jalan macet ga jelas. baru inget, satu hal yang juga beum ku 'kembalikan'. aku berputar, masuk ke suatu tempat dan ku 'kembalikan' beberapa benda yang jadi titipan adikku. hmmm...sudah selesai.pulang...
di jalan pulang, kembali ketidakjelasan hatiku muncul. aku harus bagaimana lagi sih?
sampai dirumah, pengen nangis. akhirnya nangis di kamar mandi. sms-sms ga jelas juga datang, sekedar tanya kabar ato nanya tugas sosial yang belum ku tunaikan. aeesss....mbuh.
aku ingin tidur, dan berharap besok ketidak jelasan ini berakhir. pesbuk pun memberi cerita ga jelas tentang 'mereka' yang menyebut dirinya "teman" dan ternyata berhasil "membunuhku". inikah balasanmu teman atas satu kesalahanku dan aku sudah memperbaikinya????padahal orang yang bermasalah denganku pun sudah biasa aja. tapi kenapa dia begitu? dan atmosfernya malah berbalik menggunduli aku? sebegitu hinanya aku dengan satu kesalahan saja?tidakkah seorang manusia selalu punya salah dan kesempatan untuk memperbaikinya?
pliss deh..enough 4 this.
tidur sepertinya lebih nyaman, apalagi jika ga bangun lagi...
Aku kembali
entah bosan menunggu atau hanya ingin kembali
TIDAK!
saatnya aku kembali melukis mimpi
bukan terpaku pada kebekuan yang menatap kosong tanpa apa2
aku bukan tak sadar
hanya ingin menghilang
dari sekedar tidur yang menenangkan tapi menghanyutkan
kepada terjaga yang menuntunku nyata
hmmm...senyum sinis terurai dari ujung bibirku
mau ngapain?
mau mulai darimana?
kebingungan ini mampu mengalahkan stressnya beku
tapi,
TIDAK!
aku harus kembali
bukan disini tuk merenung saja
tapi beranjak ke padang ilalang tuk temukan jarum mimpiku
semoga terwujud. amin.
July?
iya,jawabku tegas tanpa basa-basi.
menginjak rumput yang mengering, kaku, sepertinya lelah
panas mungkin telah menguras ketegarannya
dan sempat bergumam, panas?? sejak kapan kemarau datang?
entah, jawabku lugu.
terlena, dan tertidur terlalu lama
(dan ternyata masih bisa bangun...)
inikah masa yang baru?
mungkin cerita baru?
atau hidup baru?
tidak, jawabku sambil tersenyum sinis
'hanya meneruskan apa yang dulu ku tinggalkan', jelasku gamang
july ini july yang sama dengan lalu
hanya separuh nafas ini sesak oleh himpitan prahara
mencoba melonggarkan otot, agaknya sudah mengeras
tidak, AKU PASTI BISA, ucapku garang
july, tak kan terlewat oleh coretan yang tak sempurna
mengapa tak adil??
mengapa aku diajari melangkah kalau aku tak boleh berjalan?
mengapa aku diajari ngomong kalau aku tak boleh bicara?
mengapa aku diajari senyuml kalau aku tak boleh tertawa?
mengapa kekhawatiran menghalangi penjelajahan duniaku?
mengapa dia diijinkan sedang aku dilarang?
TAK ADIL...
Sekedar Kekesalan
hufft...aku tak bisa terus seperti ini. menyalahkan keadaan, menyalahkan waktu, menyalahkan aku... dan masa lalu.
comfort zone atau mencari pelarian, itukah kesejukan yang aku dapat? malah semakin memperkeruh keadaan. Salah lagi...salah lagi... Lalu mengapa kau tak melangkah? takut? apa yang kau takutkan? terperosok dalam lubang kegagalan lagi? bukankah masa lalu cukup menjadi pelajaran agar bisa tepat waktu melompat sehingga tak jatuh lagi.
tapi...diah emang payah. TRAUMAtis...sensitif...dan pesimistis...
bahkan aku menciptakan lubangku sendiri, tempat aku menjebak diri sendiri. terperosok, sekarat dan mati.
hmmmm...inikah hidup?
ayolah...saatnya kau bergerak!
mana motivasi dan semangat yang sempat kau tumbuhkan pada orang lain, sedang kebun jiwamu sendiri gersang??? munafik!
hfffttt...tarikan nafas dan dengusan kesal..
lagi dan lagi...
kelabilan ini tak boleh berlanjut, berkembangbiak dan menanam bom waktu.
lihat, adik2 yang dulu kusirami dengan senyum dan semangat! mereka menungguku di serambi sejuk penambat qolbu.
lihat, keriput mawut dua pahlawanku yang semakin disiksa zaman! mereka berharap padaku...
lihat, sahabat2 yang dulu menggandeng tanganku, berjalan bersama. kini tlah jauh meninggalkanku yang terlalu lambat melangkah.
bangkitlah dari keraguan dan kelenaan yang kau tanam sendiri!
semua itu hanya akan membuat lubang semakin dalam yang kelak bisa menguburmu hingga lebur. mengapa tak mencoba menutup lobang itu dengan tanah ketekunan? agaknya itu akan membantumumu tuk terus melangkah.
~ada satu cahaya didepan sana. semua akan berakhir ketika aku mendapat cahaya itu.
ya Robb...mudahkanlah jalanku...amin..~
SEMANGAT!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
inikah rasaku yang maut?
hendak kemana tangis terpaut
tak ada wajah pembias menyulam kecut
yg menjauh,melangkah laut
di tuang gundah berkelana maut
berharap amnesia penguat kabut
hapus jingga berkalang takut
akan wajah tak sanggup terenggut
bilakah terpaut?
Salahkah jk q sangkut?
Tp tak lg,krn q tlah maut
pendam lemah tiadalah lembut
terkecil dan terseok diantara semut
meratap semu atas rasa yg tersabut
mengusap damba di kolong prahara kalut
psycho poem...part I
bias tersesak
sakit...
dan berulang
kenapa?
de javu lagi...
menggugah delusi yang membayang
ato bayangan yang menghalusinasikan
biarkan sendiri dalam depresi pilu
takkan menjadi kepsikopatan yg menakutkan
hanya self esteem yg tertekan
ato emotional inteligence yg kurang
beku sudah skizofren yg cemas
menatap kosong
dunia bertembok yg terpasung
biarkan diri 'yg lain' bermain dalam perannya
gandakan diri
mewujudkan mimpi wahamnya
meski tubuh tergerogot
psikosomatis...
lalu...
apa yg dilakukan?
hanya mendekat padaNya
sumber segala obat lara
penyembuh yg tak meninggalkan penyakit sedikitpun
Tuesday, November 3, 2009 at 8:46am
Mata dalam Cermin
hingga mata hati pun tak mampu menerka
hanya mata bolong yang meraba
kekecewaan yang terbata menimpa jiwa
hingga aku buta dan amnesia
masih mencoba mencari satu pesona kilau
yang ku pikir terpegang (semu)
bahkan aku terkilau sinar yang ternyata tak pernah ku raih
hitam....
gelap....
pekat...
who am i?
cermin ini telah ku pegang
ternyata kilau itu pernah tersentuh
sekali...
dan aku abaikan
karena takabur??
hingga kecewa itu memang pantas untukku
saat ini...
tak ada makna yang mampu kuraih
kecuali cermin ini masih ku pegang
dan aku tau
bahwa mata jernih itu kini menghitam dan...buta
bahwa melati itu telah gugur dan berkubang lumpur
Thursday, June 25, 2009 at 12:09pm
R@C@p (hmm…dibalik ding!)
Aneh ya…setiap aku ketemu teman lama, selalu itu-itu aja yang ditanyain. Terlalu bosan aku mendengar apalagi menjawab. "pacarnya siapa sekarang?"….helllloooo…!! segitu pentingkah pertanyaan itu, hingga tak lebih penting dari sekedar bertanya kabar??? Uuugh…
Dan lagi setiap aku (kalo ga males) jawab dengan PeDe,"Ya ga da lah!",
kalimat yang sering muncul sebagai pengisi suatu bentuk feedback adalah "bo'ong banget sih, hari gini ga punya pacar???ga laku yaa?"
hahahahahaha
so, what's wrong?
Sebenarnya masih sangat diragukan arti kata "laku". Kalo pedagang kain bilang laku itu kalo kain dagangannya dah terjual laris. Apakah diri ini disamakan dengan barang dagangan? Berarti bisa kulakan dumz! Hehehehe…
Kalo aku sih ga mau disamain dengan kain, sayur atau barang dagangan apapun apalagi ikan asin. Satu diriku ini untuk satu orang, pasangan jiwa. N emang belum siap juga buat ketemu pasangan jiwa. Aku masih 21 tahun buwww!!masih bebas buat wujudkan mimpi-mimpi unik bin ajaibku…hehehe
Aku pikir ini masalah prinsip. Asal ikut-ikutankah atau ketegasan menentukan jalan hidup. Yupz…ikut-ikutan "mode" pacaran yang sekarang udah jadi lifestyle bahkan menjadi kebiasaan yang memasyarakat. Ketegasan itu adalah prinsip pribadi yang terpatri untuk menentukan siapa diri kita, bagaimana mendesain dan memelihara diri. Ketegasan untuk berkata tidak pada sesuatu yang tak sesuai dengan prinsip diri.
Hmmm…aku tau semua orang butuh cinta, dicintai dan mencintai. Hidupku udah banyak cinta og…meski tak datang dari seseorang yang khusus yang sering disebut pacar. Bukan tak laku ato pemilih, sekali lagi ini masalah prinsip. Hanya memelihara diri. Hanya satu cinta yang berhak memiliki. Liat aja gaya pacaran saat ini. Gonta-ganti pacar, selingkuh, tak jarang lho sex extra marital. Yahh…emang ga semuanya gitu. Tapi cari amannya ajalah diriku!
Kembali ke kata 'laku' disini. Apakah gara-gara banyak yang nembak, banyak ganti pacar ato punya banyak pacar dikatakan laku? Kalo ganti-ganti pacar berarti apa dong? Pernah pacaran sama si A, trus si B, ada tuh sampai si Z. waduh banyak yang udah ngerasain cinta kita. Padahal cinta sejati kan Cuma satu, kalo dari awala udah ganti-ganti berarti udah g murni alias terkontaminasi ataupun (maaf) bahkan bekas orang. Hehehe. Yahhh aku ga mau jadi bekasnya orang.
Kata orang, pacar bikin hidup lebih hidup (bukan iklan nih!). ummm…bagus juga selama yang dilakukan positif. Tapi kata ortuku (orang tercinta dan termulia di dunia), pacar bikin kacau langkah-langkah meraih mimpi-mimpiku. Sapa yang bener nih?hehe
Pacaran = jalan bareng, makan , smsan, telepon2an, kangen2an,bicarain orang dunia yang ngontrak (karena dunia milik berdua)
Hmmm…. Kayaknya itu bakal ngabisin waktuku. Waktu yang bisa q pake buat bikin madding TPA, nulis puisi/ novel,ngajar TPA, mprivat anak SD, ikutan les, ikutan organisasi, bikin skripsi,ngetik tugas, nulis blog, jahilin orang (whatz?), ngobrol n bercanda sama ortu, nglukis wayang sama bokap, main sama kucing, ngrawat gelombang cinta bokap, beajar masak sama nyokap, main sama ponakan, bikin kue, etc,dll,dsb……
Single happy-nya Oppie bikin aku semangat. Bahwa prinsipku kadang tak di pahami orang lain. Tapi yang penting aku bahagia jalani semua.
Masih ada karya-karya yang bisa aku ukir
Masih ada kata-kata yang bisa ku puisikan
Masih ada amal yang bisa ku gapai
Masih ada mimpi yang harus ku petik
Masih ada pangeran yang pasti diciptakan Allah SWT untukku
Kalopun di dunia belum ketemu, insya Allah di akhirat dijanjikan yang better than the best man in the world
^_^
ahhhh.............
benci terpaku disini
dalam kesepian yang semakin beku
aku benci perasaan ini...
benci merasa begini
dalam keluguan pikir yang wagu
hahahaha
entah ada entah tiada
namun tetap benci menjelang
keterpakuan nafas yang sampai saat ini masih beku
aku benci melayang disini...
hanya disini
tanpa suara
tanpa nada
tanpa lekat kata
lihat aku dalam keterpakuan keegoan yang ego...
entah nampak atau tak nampak
biar terpaku kesepian yang tega
dan aku semakin benci....
hanya sebutir pohon
secara pribadi atau tersirat...
tapi morgana tetaplah morgana
hanya sebutir pohon kurus berjuang
dalam tiupan angin yang lebih panas oleh ubahan zaman
hanya sepucuk ranting kecil tanpa daya
hingga daun-daun kecil itu semangatku...
biarlah bertahan dalam getar nafas yang terbagi
tapi tetap ku harap ranting baru kan tumbuh
agar morgana yang hadir tetap segera tercipta nyata
karena morgana selalu mempesona
andai tak dapat tercipta...
ada daun-daun itu penyejuk dunia
apalah ranting tercurai berai
adalah cinta terus terkuras dalam sabar yang tentu terbatas
dan...
morgana tetaplah morgana...
dan...
morgana tetaplah mempesona
itulah dunia terhadap sebutir pohon dan sepucuk ranting tanpa daya...
oleh tiupan angin peradaban yang semakin panas dan terus menganiaya
dan morgana tetaplah morgana...
dan...
morgana tetaplah mempesona...
kisah cinta dan sahabat
cinta dan sahabat berjalan beriringan, bersama, bergandengtangan...
tapi suatu ketika cinta jatuh...ow...ow...
kenapa cinta jatuh?
karena CINTA ITU BUTA
sahabat terkaget...dan berteriak memanggil-manggil...
Akhirnya sahabat memutuskan untuk loncat ke jurang menyusul cinta.
kenapa??
karena SAHABAT RELA BERKORBAN
sesampai di dasar jurang, sahabat tak menemukan cinta
kenapa??
karena CINTA ITU LEMBUT
sahabat menemukan CINTA T'LAH MATI
Sahabat hanya bisa menangis....
tapi sahabat tetap tegar dan terus bertahan
karena SAHABAT UNTUK SELAMANYA...
duh asyiknya.....
tiada duanya lah......
so sweet deh...
kayak hari ini niey, aku ma temen-temen (perlu disebutin ga ya namanya????) lagi makan mie ayam ma tmn2 ditengah hujan yg tidak lagi turun di kampus psikologi tercinta
barengan, duduk lesehan, minumnya ada es teh, teh anget n jeruk anget
ow iya kayaknya nama temen-temenku perlu disebut deh....
ni dia nama-namanya
diujung sebelah kiri pake baju ijo, kerudung ijo n pake kacamata tu namanya nifa
lanjut kesebelahnya pake baju kotak-kotak merah (moga ja udh g lg broken heart-hoho ktnya udh diisolasi) tu namanya rika
terus sebelahnya lagi ada mea, yg lg pke baju serba pink, yg bntr lg mau ujian proposal mendahului kita-kita tmn satu angkatannya,hah.....kenapa dia begitu
lalu lalu ada nita, nita nie yg suka bgt ma warna ijo (ijo holic), yg lg nulisin orang yg pnya blog ini cz langsung kurebut gitu aj,hahahaha so sweet kn......liat aja friendsternya smuanya serba ijo....uhuy uhuy........
next, dana, si bocah imut tp amit-amit (kata yg pny blog) ni sukanya sleepy at the class (dg sadarnya dia nglakuin itu) udah gt berkali-kali lg
trus yg pny blog g usah dijelasin yah